Belajar dari Desa, SMAS Islam Athirah Makassar Lepas Peserta Village Observation
Makassar – SMAS Islam Athirah Makassar resmi melepas peserta Village Observation (VO) Part XIX pada Senin, 27 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman untuk membentuk karakter murid melalui interaksi langsung dengan masyarakat desa.
Pelepasan peserta berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido Patris Hasanuddin, Kepala SMAS Islam Athirah Makassar Tawakkal Kahar, orang tua murid, panitia guru, serta seluruh murid kelas X.
Tahun ini, Village Observation mengusung tema “Belajar dari Desa, Menguatkan Karakter Islami dan Kearifan Lokal melalui Pengalaman Nyata”. Kegiatan dilaksanakan di Lingkungan Bontote’ne, Kelurahan Bontolerung, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada 27 April hingga 1 Mei 2026.
Kepala SMAS Islam Athirah Makassar, Tawakkal Kahar, menyampaikan bahwa Village Observation merupakan ruang belajar nyata bagi murid untuk memahami kehidupan masyarakat sekaligus membangun karakter.
“Di sini murid belajar langsung dari kehidupan masyarakat desa. Pengalaman ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter, kepedulian, dan kemandirian mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai kehidupan, memperkuat karakter islami, serta mengenalkan kearifan lokal kepada murid melalui pengalaman langsung di lapangan.
Antusiasme juga disampaikan salah satu murid kelas X, Sahluna. Ia mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberi kesempatan belajar mandiri sekaligus melatih kerja sama.
“Kami belajar banyak hal, seperti hidup mandiri, bekerja sama dengan teman, dan melatih kepemimpinan selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Dukungan orang tua turut mewarnai pelepasan peserta. Mereka hadir memberikan doa dan semangat kepada para murid yang akan mengikuti kegiatan selama lima hari di luar lingkungan sekolah.
Panitia juga telah menyiapkan kegiatan secara matang, mulai dari akomodasi, keamanan, hingga pendampingan selama program berlangsung. Para guru akan mendampingi murid secara intensif agar kegiatan berjalan lancar dan tetap terpantau.
Melalui Village Observation, murid diharapkan memperoleh pengalaman berharga yang tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memperkuat karakter islami serta kepedulian sosial terhadap masyarakat.

